back to top

Michaela DePrince, Balerina Perintis Amerika, Meninggal di Usia 29 Tahun

Share

Pada tahun 2021, ia bergabung dengan Boston Ballet sebagai solois kedua dan tampil dalam Dancing with the Stars pada usia 17 tahun.

Penari balet Michaela Mabinty DePrince, yang pindah ke Amerika Serikat dari panti asuhan di Sierra Leone yang dilanda konflik dan pernah tampil di beberapa panggung paling bergengsi di dunia, meninggal dunia pada usia 29 tahun. Kematiannya diumumkan di halaman Instagram pribadinya oleh juru bicara keluarga, meskipun penyebab kematiannya belum diungkapkan.

“Michaela menyentuh banyak kehidupan di seluruh dunia, termasuk kita,” ungkap keluarganya dalam sebuah pernyataan, yang menggambarkan kematiannya sebagai “tiba-tiba.” Kakaknya, Mia Mabinty DePrince, mengungkapkan kesedihannya, dengan mengatakan, “Saya sangat terkejut dan sedih. Kakak perempuan saya yang cantik sudah tiada.”

Penghormatan dari dunia balet dan sekitarnya telah mengalir, dengan balerina Amerika Misty Copeland menulis, “Meskipun diberi tahu bahwa ‘dunia belum siap untuk balerina kulit hitam,’ dia tetap bertekad dan membuat langkah besar.” Kehidupan dan karier DePrince menghancurkan hambatan bagi penari kulit berwarna, menantang stereotip dalam komunitas balet.

Lahir pada tahun 1995 di Kenema, Sierra Leone, kehidupan awal DePrince diwarnai dengan tragedi. Ia kehilangan kedua orang tuanya selama perang saudara di negara itu dan dikirim ke panti asuhan pada usia tiga tahun, di mana ia dianiaya karena vitiligo yang dideritanya. DePrince kemudian diadopsi oleh pasangan Amerika dan pindah ke New Jersey, di mana ibu angkatnya menumbuhkan kecintaannya pada balet. Ia kemudian menjadi penari utama termuda di Dance Theatre of Harlem dan tampil dalam Lemonade milik Beyonce.

Pada tahun 2021, ia bergabung dengan Boston Ballet sebagai solois kedua dan tampil dalam Dancing with the Stars di usianya yang baru 17 tahun. DePrince juga merupakan seorang pekerja kemanusiaan yang berdedikasi, mengadvokasi anak-anak yang terkena dampak konflik.

Juru bicaranya mengatakan bahwa bakat seninya “menyentuh banyak hati” dan hidupnya didefinisikan oleh “keanggunan, tujuan, dan kekuatan.” Warisan DePrince, imbuh mereka, akan terus menginspirasi generasi mendatang.

Keluarga DePrince juga berduka atas kehilangan ibu mereka, Elaine DePrince, yang meninggal sekitar waktu yang sama.

Menunggu respons untuk dimuat…

demonstrasi

demo

info demonstrasi

Baca selengkapnya

Berita Terkait